Beranda
Berita
Deskripsi Matakuliah Magister Teknologi Pangan

Deskripsi Matakuliah Magister Teknologi Pangan

Pendidikan / Program / Learning Outcomes / Kurikulum / Sinopsi Matakuliah / E-Learning 

ITP501 Metode Penulisan Ilmiah dan Teknik Presentasi, 2(2-0)
Membahas tentang penulisan karya ilmiah menurut kaidah-kaidah penulisan bahasa Indonesia yang baik dan benar (terutama terkait dengan penyusunan proposal penelitian, penulisan makalah ilmiah dan tesis), masalah plagiarisme dan etika ilmiah dalam penulisan ilmiah, cara penyampaian dan penyajian ilmiah (cara pembuatan slide, transparansi, poster yang baik dan penggunaan komputer untuk presentasi oral).

ITP502 Perundangan dan Regulasi Pangan, 2(2-0)
Membahas tentang peran perundangan dan regulasi dalam pengaturan keamanan pangan baik pada tingkat nasional, regional maupun internasional, proses penetapan maupun penerapan suatu regulasi pangan, lembaga-lembaga pelaksana maupun penetap kebijakan yang terkait, serta contoh-contoh kasus-kasus dispute yang mungkin terjadi dan cara penanganannya.

ITP504 Etika Profesi, 1(1-0)
Membahas konsep dasar dan prinsip-prinsip tentang etika (khususnya yang terkait dengan praktek bisnis di industri, pentingnya etika dalam bisnis, standar moral, etika dalam pengambilan keputusan yang bermoral, dan etika dalam praktek, masalah etika yang sering dihadapi oleh pelaku bisnis), pengertian profesionalisme dalam bidang teknologi pangan, kode etik profesi teknologi pangan, dan kontrak sosial dengan masyarakat.

ITP506 Isu Mutakhir Industri Pangan, 2(2-0)
Membahas perkembangan-perkembangan mutakhir dalam teknologi Pangan dan dampaknya pada industri pangan, yang meliputi perkembangan teknik proses pengolahan dan pengawetan panga, serta isu-isu mutakhir lain di bidang ilmu dan teknologi pangan yang relevan.

ITP507 Analisis Risiko dalam Keamanan Pangan, 2(2-0)
Membahas analisis risiko secara umum yang meliputi kajian risiko, manajemen risiko dan komunikasi risiko. Pembahasan lebih difokuskan pada prinsip-prinsip kajian risiko mikrobiologis dan risiko kimia; termasuk pengumpulan data pada kajian risiko, review analisis data dan metode kajian risiko secara kuantitatif, contoh-contoh kasus kajian risiko keamanan yang dikembangkan di dunia.

ITP508 Pendekatan Sistem dalam Keamanan Pangan, 2(2-0)
Membahas sistem keamanan pangan dari pendekatan sistem makro dan mikro serta aplikasi anlisis sistem jasa seluruh rangkaian rangkaian sistem pangan, aplikasi strategi keamanan pangan dari lapangan pertanian sampai disajikan di meja secara integratif (mencakup aspek legislasi kelembagaan dan praktek keamanan pangan dari hulu sampai ke hilir sebagai suatu “kontinuum”). Pembahasan juga ditekankan pada aspek-aspek vital keamanan pangan dari setiap unsur-unsur sub-sistem keterkaitan antar sub-sistem sampai ke umpan balik manajemen sistem keamanan pangan.

ITP509 Perancangan Inspeksi Pangan, 2(2-0)
Membahas cara-cara memeriksa dan mengevaluasi proses, fasilitas dan pengendalian yang digunakan dalam satuan industri pangan, di sektor penyimpanan, dan sektor distribusi. Dibahas pula tentang food recall dan contoh kasusnya.

ITP511 Karakteristik Bahan Pangan, 2(2-0)
Membahas sifat alami (fisik, kimiawi, sensori, dan mikrobiologi) dalam bahan pangan nabati dan hewani, sifat fungsional air, karbohidrat lipid, protein, dan ingredien pangan serta peranannya dalam mempengaruhi karakteristik bahan pangan  .

ITP512 Kontaminan dan Toksikan Alami, 2(2-0)
Membahas jenis, sumber, sifat dan toksisitas kontaminan pangan dan toksikan yang terdapat secara alamiah dalam pangan, metabolisme dan mekanisme toksisitas, dosis dan kondisi yang mengakibatkan toksisitas akut dan kronis, dampak reaksi toksisitas akut dan kronis terhadap kesehatan, metoda analisis kimia, in vivo, in vitro, dan metoda untuk menurunkan/menghilangkan resiko, menetukan ADI dan TWI.

ITP521 Good Practices dalam Rantai Pangan, 2(2-0)
Membahas prinsip Good Manufacturing Practices (GMP), Good Distribution Practices (GDP), Good Retailing Practices dan Good Consumer Practices (GCP) dalam rangka menghasilkan produk pangan bermutu tinggi, aman dan konsisten serta mempunyai masa simpan yang cukup. Dibahas pula bagaimana higiene dan sanitasi yang benar diterapkan dengan menyusun suatu SSOP (Sanitation Standard Operating Procedure). Dibahas pula contoh penerapan good practices di industri pangan

ITP522 Sistem HACCP dalam Industri Pangan, 2(2-0)
Membahas filosofi dan state of the art, manfaat sistem HACCP (Hazard Analysis Critical Control Point); kaitan kajian risiko dan sistem manajemen mutu secara umum (TQM : total quality management) dengan sistem HACCP. Dibahas pula program prasyarat atau pre-requisite program (PRP) dari sistem HACCP; dan pembahasan mendalam tentang prinsip-prinsip sistem HACCP meliputi analisis dan identifikasi bahaya, penetapan CCP atau Titik-titik Kendali Kritis, penetapan batas aman/kritis, monitoring (pemantauan), tindakan koreksi, verifikasi, serta penyimpanan catatan atau dokumentasi dan crisis management. Dibahas pula contoh-contoh aplikasi sistem HACCP pada berbagai industri komoditi pangan segar dan pangan olahan serta industri jasaboga. Mahasiswa juga dilatih untuk menyusun dan mendiskusikan rencana HACCP dari suatu produk pangan spesifik.

ITP523 Keamanan Pangan, 2(2-0)
Membahas masalah keamanan pangan di Indonesia dan di dunia ditinjau dari bahaya mikrobiologi, kimia dan fisik: sifat masing-masing bahaya, sumber bahaya dalam rantai produksi pangan, metode deteksi dan analisisnya, pengaruhnya terhadap kesehatan manusia, serta pengaruhnya dalam perdagangan dunia. Dibahas pula sistem investigasi keracunan, sistem manajemen keamanan pangan serta topik-topik khusus analisis resiko bahaya konvensional maupun emerging.

ITP524 Patogen Asal Pangan, 2(2-0)
Membahas masalah keamanan pangan di Indonesia maupun di dunia ditinjau dari segi mikrobiologi. Secara khusus akan dibahas berbagai patogen asal pangan, faktor virulensi, survival, cara pengendalian dan penghilangannya dalam bahan pangan, penyakit yang disebabkannya, penyebaran dan cara deteksinya dalam bahan pangan serta studi epidemiologi kasus keracunan. Dibahas pula metode mutakhir deteksi patogen dalam bahan pangan.

ITP525 Manajemen Keamanan Pangan, 2(2-0)
Membahas sistem surveilan yang dapat memberikan gambaran tentang status keamanan pangan dan investigasi keracunan pangan. Akan dibahas definisi dan pengetahuan kejadian (outbreak) keracunan dan pencemaran pangan oleh mikroorganisme dan bahan kimia serta metode investigasinya secara epidemiologi; metode investigasi di lapangan meliputi cara perancangan survei, penetapan sumber kejadian, penyelidikan epidemiologi, penyusunan laporan serta penggunaan laporan untuk tindakan pencegahan kejadian, serta aspek hukum yang terkait. Dibahas pula studi kasus kejadian keracunan yang terkini yang terjadi di dalam dan luar negeri.

ITP531 Teknologi Pengolahan Pangan, 2(2-0)
Membahas prinsip-prinsip teknologi pengolahan pangan yang meliputi pemanasan, pendinginan, pengeringan, iradiasi, pemanasan dengan gelombang mikro dan ohmik, ekstrusi, penggorengan, pemanggangan, pengawetan non-thermal (tekanan hidrostatik, medan listrik, magnet dan cahaya), serta fermentasi.

ITP532 Manajemen Pengembangan Produk Baru, 3(3-0)
Membahas peranan pengembangan produk pangan, manajemen organisasi R&D, manajemen proyek R&D, pengembangan konsep produk pangan baru, manajemen pengembangan produk baru di industri pangan, mulai dari tahap protocept, prototipe hingga diperoleh produk komersial dan dapat dipasarkan. Dibahas juga pengalaman praktisi dalam pengembangan produk baru di industri pangan terkait.

ITP533 Pengemasan, Pelabelan dan Penandaan Kadaluarsa, 2(2-0)
Membahas tentang peran dan teknik pengemasan pangan (aspek pelabelan dan penentuan kadaluarsa), kemasan dari proteksi hingga promosi, kaidah-kaidah keamanan pangan dan trend kemasan.

ITP534 Manajemen Mutu Terpadu Industri Pangan, 2(2-0)
Memabahas konsep dan sistem mutu, sejarah dan perkembangannya, karakteristik mutu produk pangan, penerapan teknik perancangan, pengendalian dan perbaikan mutu, konsep dan implementasi Total Quality Management (TQM), sistem manajemen mutu ISO 9000, sistem manajemen lingkungan ISO 14000, sistem manajemen halal serta pedoman mutu, audit mutu dan biaya mutu.

ITP541 Aplikasi Bioteknologi dalam Produksi Pangan, 2(2-0)
Membahas berbagai macam teknik rekayasa genetika yang telah mendapatkan tempat dalam rantai produksi pangan dengan penekanan pada konsekuensi di bidang teknologi dan industri pangan. Materi yang dibahas meliputi modifikasi genetika di dalam tanaman, hewan dan mikroorganisme yang membawa konsekuensi pada teknologi dan industri pangan, metode deteksi baik untuk bahan mentah maupun olahan dan peraturan-peraturan yang melingkupinya.

ITP542 Pangan Fungsional, 2(2-0)
Membahas pengertian pangan fungsional, bahan fungsional dan senyawa fungsional, mekanisme kerja dan manfaat bagi kesehatan berbagai komponen bioaktif yang digunakan dalam pangan fungsional; teknik formulasi pangan fungsional serta aspek legal pangan fungsional.

ITP543 Gizi Terapan dalam Industri Pangan, 2(2-0)
Membahas pencernaan, penyerapan, dan metabolisme zat-zat gizi di dalam tubuh; penyakit-penyakit yang terkait dengan gizi salah; pengaruh pengolahan terhadap nilai gizi; kebutuhan zat gizi bagi kelompok khusus (ibu hamil dan menyusui, bayi dan anak balita, lanjut usia, serta olahragawan), upaya pengembangan pangan khusus di industri pangan; nutrifikasi pangan; suplementasi pangan; evaluasi nilai gizi; serta label gizi dan klaim kesehatan.

PPS 601 Kolokium, 1 SKS
Penyampaian usulan tugas akhir dalam rangka penyelesaian tugas di hadapan mahasiswa lain untuk memperoleh bahan masukan dan pengayaan terhadap rancangan tugas akhir yang disusun.

PPS 699 Tugas Akhir, 6 SKS
Pelaksanaan tugas akhir dan penulisan karya ilmiah yang setara dengan tesis. Tugas akhir dapat berupa pemecahan masalah di bidang teknologi pangan baik, di industri/instansi pemerintah maupun masyarakat, pengembangan sistem jaminan dan pengendalian mutu pangan (quality assurance/quality control), pengembangan produk pangan baru, implementasi sistem keamananj pangan, kajian regulasi pangan dan lain-lain.

PPS 690 Seminar, 1 SKS
Penyampaian secara oral tugas akhir oleh mahasiswa di hadapan mahasiswa lain yang mencakup latar belakang, metodologi, hasil dan pembahasan, kesimpulan dan rekomendasi.