Beranda
Berita
Profil Lulusan

Profil Lulusan

Departemen ITP melakukan pelacakan lulusan (tracer study) untuk mengevaluasi kinerja lulusannya di dunia kerja. Pelacakan lulusan dilakukan melalui survei terhadap lulusan yang baru lulus, lulusan yang telah bekerja 2-3 tahun di industri pangan, dan pengguna lulusan. Survei terhadap lulusan yang baru lulus terutama untuk memotret bidang pekerjaan dari lulusan setelah lulus, dan bidang pekerjaannya. Survei terhadap lulusan yang telah bekerja 2-3 tahun bertujuan untuk memotret tingkat kepercayaan lulusan dan relevansinya dengan bidang pekerjaannya. Survei terhadap pengguna lulusan bertujuan untuk menilai kinerja dan kompetensi lulusan di dunia kerja berdasarkan persepsi pengguna lulusan

Hasil survei terhadap pengguna lulusan selama periode 2011-2014 (n=300) menunjukkan 88% dari lulusan bekerja di bidang pangan (swasta/pemerintah/wiraswata), dimana di antaranya yang bekerja di perusahaan nasional (53%) dan di perusahaan multinasional (35%). Sebagian dari lulusan melanjutkan pendidikan S2 di dalam/luar negeri (10%) dan sisanya memilih pekerjaan di luar bidang pangan. Pekerjaan dari lulusan yang bekerja di bidang pangan terutama di bagian produksi, quality assurance, dan R&D. Ada juga lulusan yang memilih pekerjaan di bagian pemasaran, urusan regulasi, supply chain/distribusi, peneliti/laboratory analyst, media massa,, dsb.

Survei terhadap lulusan yang telah lulus 2-3 tahun (n=71) menunjukkan lulusan menilai kurikulum PS Teknologi Pangan telah sesuai dengan bidang pekerjaan, dan mayoritas lulusan memiliki tingkat kepercayaan yang baik terhadap penguasaan kompetensinya, baik yang terkait dengan hard skills maupun soft skills (lihat tabel). Berdasarkan persepsi pengguna lulusan, lulusan PS Teknologi Pangan juga dinilai memiliki kompetensi hard skills dan sof skills yang baik. 

Hasil pelacakan terhadap lulusan dan pengguna lulusan digunakan sebagai masukan untuk perbaikan kurikulum dan penyelenggaraan pendidikan di PS Teknologi Pangan, sehingga dapat memperbaiki kinerja lulusan di dunia kerja serta dapat lebih mempersiapkan lulusannya sebagai calon pemimpin di industri pangan.